I
PALU – Guna memastikan akurasi data dan sinergi program percepatan penanganan kawasan kumuh, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Palu menyelenggarakan Workshop Perhitungan Pengurangan Luas Kawasan Kumuh. Acara yang berlangsung pada Kamis, 13 November 2025 tersebut secara khusus membahas strategi intervensi di 37 kelurahan yang tergolong kumuh di Kota Palu.
Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kawasan Permukiman, Muhammad Arsyad, ST.. Acara kemudian dipandu oleh Rahmi Handayani Saking, ST, M.Si, Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Ahli Muda, yang bertindak sebagai moderator.
Dalam sambutannya, Kabid Muhammad Arsyad menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah pada 37 kelurahan prioritas. "Target kita jelas, yaitu 37 kelurahan kumuh. Keandalan data di SIPKU-Palu menjadi tulang punggung untuk memastikan setiap intervensi tepat sasaran dan terukur," ujarnya. Aplikasi yang dapat diakses di https://sipku-palu.com/ ini menjadi sistem pemantauan utama untuk memastikan progres penanganan kumuh di 37 kelurahan tersebut dapat dipantau secara real-time.
Materi teknis workshop disampaikan oleh Tenaga Ahli Penanganan Kawasan Kumuh, Ir. Moh. Gazali, ST., MT., IPM, ASEAN Eng., yang didampingi oleh Muh. Nur A. Amiri, S. Ars. Pemaparan berfokus pada metodologi penghitungan yang akurat dan tata cara input data realisasi penanganan kumuh ke dalam sistem SIPKU untuk 37 kelurahan tersebut.
Sesi penguatan kebijakan ditutup oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu, Lukman, S.Pt, MM. Beliau juga mengungkapkan kabar strategis bahwa Kota Palu pada tahun depan mendapat alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Sanitasi sebesar Rp 3,4 Milyar.
“Alokasi dana ini akan kami fokuskan untuk menangani kawasan kumuh di 37 kelurahan ini. Untuk itu, kualitas dan konsistensi penginputan data realisasi melalui Form Kelurahan di SIPKU-Palu mutlak diperlukan,” tegas Kadis Lukman.
Workshop berjalan interaktif, terutama pada sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta yang terdiri dari perwakilan kelurahan dan operator teknis aktif menyampaikan pertanyaan seputar tata cara pengisian dan pemanfaatan fitur Form Kelurahan pada aplikasi SIPKU-Palu. Tim pemateri memberikan penjelasan detail dan solusi atas kendala teknis yang dihadapi.
Kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan peran SIPKU-Palu sebagai basis data terpercaya, sehingga percepatan penanganan kumuh di 37 kelurahan prioritas Kota Palu dapat tercapai dengan lebih terarah, transparan, dan akuntabel.
Tentang SIPKU-Palu:
SIPKU-Palu (Sistem Informasi Permukiman Kumuh Palu) adalah website resmi yang dikelola oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu. Aplikasi ini menyajikan data profil kumuh, realisasi penanganan, investasi, dan berita terkait kawasan permukiman, dengan fokus pada 37 kelurahan kumuh di Kota Palu. Masyarakat dan pihak terkait dapat mengakses informasi detail serta Form Kelurahan untuk input data di https://sipku-palu.com/.
Kontak untuk Informasi Lebih Lanjut:
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Palu Jalan Palupi - Bangga No. 29, Palu
PALU – Guna memastikan akurasi data dan sinergi program percepatan penanganan...
Lanjutkan MembacaBencana alam 28 september 2018, mengajarkan kepada kita, bahwa kemampuan...
Lanjutkan MembacaKeberadaan Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP) sangat...
Lanjutkan Membaca